Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic

Iwarta – Siapa sih yang nggak mau punya banyak teman? Nah, seperti halnya pacaran, persahabatan pun terkadang dilanda masalah. Tapi kalau terlalu sering dan kamu sudah berusaha mengatasinya namun tetap tidak berhasil, jangan-jangan teman kamu lah yang bermasalah alias disebut toxic friends. Persahabatan beracun ini, bukannya bikin hidup kamu berwarna, malah nambah-nambahin drama yang nggak perlu. Terkadang rasa nggak nyaman muncul karena kamu merasa sudah lama berteman dengannya. Tapi sebenarnya, apa sih tanda-tanda teman kamu beracun atau nggak? Cari tahu di sini!

1. Mutual Respect

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 1

Kita mulai dari menganalisa cara dia menghormati kamu deh. Apakah dia bisa dipercaya? Teman yang beneran baik mengerti kalau ada beberapa rahasia yang harus dia simpan seorang saja. Mau sebocor-bocornya dia, kalau dia teman yang baik, akan menjaga top secret kamu dengan rapat. Kalau dia sering mengaku khilaf dan ternyata nggak bisa jaga rahasia, patut dicurigai lho, jangan-jangan dia memang sengaja mau menjatuhkan kamu.

2. Take and Give

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 2

Perhatikan juga cara dia melakukan cara take and give terutama dalam obrolan. Bete kan kalau mesti jadi pihak yang memberi terus tanpa menerima? Perhatikan saat lagi mengobrol, apakah dia lebih banyak mendominasi tanpa mau mendengarkan kamu? Apakah dia selalu berusaha ‘memenangkan’ obrolan? Misalnya, saat kamu lagi cerita sedih karena hewan peliharaan kamu menghilang, eh dia malah masuk dengan pendapat seperti “ah itu mah nggak seberapa, kemarin peliharaanku juga mati sakit, padahal udah gue masukin ke dokter hewan paling mahal bla bla bla..” Girls, it’s a big warning sign. Karena teman yang baik tahu kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan kamu. Dia menikmati bertukar opini dengan kamu tanpa harus memastikan siapa yang harus menang.

3. Penerimaan Diri

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 3

Teman yang toxic akan berusaha mengubah diri kamu menjadi yang dia mau. Disclaimer ya kalau dia berusaha mengubah kamu menjadi lebih baik, misalnya mendorong kamu yang introvert banget jadi lebih sedikit percaya diri untuk berbicara di depan umum. Namun beda kasus kalau misalnya kamu cenderung suka bergaya girlie, tapi menurut dia kamu terlalu berusaha menarik perhatian dan gaya tomboi lah yang terbaik, ewww! Segera jauh-jauh dari teman seperti ini ya.

4. Mengekang

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 4

Teman yang baik akan menghargai waktu kamu dan nggak berusaha buat mengisi seluruhnya dengan kehadirannya. Dia juga akan mengerti kalau kamu punya teman selain dia dan menghormatinya. Teman yang beracun akan melakukan sebaliknya, dia akan berusaha mengisi seluruh waktu kamu mesti dengan dia, dan dia akan bertingkah menyebalkan kalau dia tahu kamu mau hang out dengan teman lain. Teman seperti ini akan menghambat perkembangan diri kamu, segera bye bye felicia dengan dia!

5. Kompetitif

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 5

Perhatikan juga cara dia menganggap kamu saingan atau tidak. Wajar memang ada sedikit spark persaingan, namanya juga kalian masih muda. Namun, dia akan turut senang dengan prestasi kamu. Bukannya malah jadi cemburu dan terang-terangan menunjukkannya. Atau bahkan melakukan hal yang merugikan kamu karena kecemburuannya ini.

6. Time Consuming

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 6

Apakah kamu merasa kalau dia cuma menghubungi kamu kalau lagi ada maunya saja? Hmm, you better trust your guts. Teman yang baik akan ada di samping kamu walaupun dia nggak butuh apa-apa dari kamu. Kalau kamu lebih banyak merasa yang pertama, kamu wajib waspada.

7. Bully Terselubung

www.iwarta.id - Hati-hati! Ini 7 Perbedaan Teman yang Baik dan Toxic 7

Terakhir, ada orang yang mengaku teman kamu, tapi terang-terangan menyakiti kamu baik secara perkataan atau fisik secara langsung. Dia juga gampang emosi dengan kamu. Sering juga mengkritik yang tidak membangun buat kamu. Oh no! Mending kamu komunikasikan dulu dengan baik soal ini ke dia. Bilang ke dia kalau kamu nggak suka dengan tujuh sikap ini, syukur kalau dia memang mau berubah. Kalau ternyata tidak ada titik terang? Mending kamu cari teman yang lain, girls. Masih banyak kok yang mau berteman dengan kamu!

Silahkan klik tombol Berlangganan di bawah untuk mendapatkan berita terupdate dari Iwarta

Leave A Reply

Your email address will not be published.