Prabowo Gagal Memahami Konsep Sederhana Ekonomi!

Iwarta – Prabowo Subianto berjanji tidak akan mengimpor apa pun ke Indonesia jika terpilih sebagai Presiden di pemilu 2019. Ia akan berupaya memenuhi semua kebutuhan masyarakat menggunakan sumber daya dalam negeri. Hal itu disampaikan dalam pidatonya di GOR Soemantri (04/11).

Melalui pidatonya di GOR Soemantri (04/11), Prabowo menyatakan bahwa Indonesia tidak butuh impor dan akan menghentikan semua jenis impor jika dia terpilih menjadi Presiden. Namun, isi pidato ini justru menimbulkan kontroversi karena kegiatan impor merupakan hal yang wajar oleh suatu negara.

Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri dan juga dapat membuka jalinan kerjasama atau bisnis antar negara. Hanya negara-negara yang diembargo yang tidak melakukan ekspor-impor. Pernyataan Prabowo secara tidak langsung juga menunjukkan bahwa ia nyatanya tidak memahami konsep dasar ekonomi, khususnya impor-ekspor. Padahal, ekonomi menjadi program utama kampanye Prabowo-Sandi.

Kemudian, jika Indonesia tidak melakukan impor sama sekali, kerjasama internasional antara Indonesia dan negara sahabat juga akan merenggang. Dapat dibayangkan Indonesia tanpa transportasi atau pun teknologi canggih, beberapa sektor industri akan padam.

Sekali lagi, Prabowo secara tidak langsung kembali menunjukan bahwa kampanyenya hanya dihiasi dengan hal fiktif dan imajinatif, tanpa adanya realisasi yang jelas. Tentu Prabowo tidak akan bisa “kembali” melaksanakan janji kampanyenya.

Tonton juga video “HTI Itu Apa dan Kenapa Dibubarin oleh Pemerintah ? Ini Penjelasanya!!”

Silahkan klik tombol Berlangganan di bawah untuk mendapatkan berita terupdate dari Iwarta

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.